Aturan Penulisan Nama Gelar Akademik yang Benar sesuai UU

Aturan Penulisan Nama Gelar Akademik yang Benar sesuai UU

Dengan mengambil pedoman dari UU No. 12 Tahun 2012, penulisan nama gelar akademik tentu berbeda dengan pendidikan vokasi ataupun profesi. Gelar akademik hanya didapatkan oleh seseorang yang menjalani program sarjana maupun pascasarjana. Mengenai koordinasi, pembinaan, serta pengawasannya berada di bawah naungan Kemdikbud.

Gelar Diploma

Penulisan gelar diploma dibagi menjadi 3-4, yakni Ahli Pratama atau A.P untuk D1. Kemudian ada Ahli Muda atau A.Ma untuk D2 dan Ahli Madya atau A.Md untuk D3. Misalkan Anda menempuh pendidikan di bidang pariwisata dan menempuh pendidikan Diploma Tiga (D3). Maka penulisannya semisal ini: “Pande Lukita, A.Md.Par.”.

Gelar Sarjana

Gelar ini hanya diberikan pada seseorang yang berhasil menyelesaikan program pendidikan sarjana atau S-1. Durasi pendidikannya pun lebih lama ketimbang program diploma. Untuk penulisan gelar ini disesuaikan dengan bidang khusus yang ditekuni. Misalkan Anda menempuh pendidikan ekonomi. Maka penulisannya seperti ini: “Budi Utomo, S.E.”.

Gelar Magister

Magister merupakan gelar akademik yang diperoleh lulusan program pendidikan magister. Biasanya, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan program ini sekitar 1,5-2 tahun. Namun ada pula yang lebih cepat dari itu. Tergantung kecakapan masing-masing peserta. Untuk contoh penulisan gelarnya seperti ini: “Anggita Lusiana, M.Pd. (Magister Pendidikan).

Gelar Sarjana Muda Luar Negeri

Umumnya, penulisan gelar untuk sarjana muda luar negeri menggunakan bahasa Inggris. Katakanlah Anda belajar di Inggris dan menempuh pendidikan di bidang literatur. Maka setelah berhasil menyelesaikan program sarjana di sana, Anda pun memperoleh gelar “B.Lit.” atau Bechelor of Literatur. Penulisannya dipakai setelah nama terang Anda.

Gelar Master Luar Negeri

Kalau di dalam negeri seringkali menggunakan istilah magister, maka di luar negeri lebih dikenal dengan sebutan “master”. Program pendidikan ini dimulai setelah Anda berhasil menyelesaikan program sarjana muda. Misalkan Anda bernama Wahyu Sulaksono dan lulus sebagai master di bidang literatur. Maka penulisannya: “Wahyu Sulaksono, M.Litt.”.

Penulisan nama gelar akademik sangatlah variatif karena bidang yang ditekuni cukup banyak. Selain sarjana maupun magister, ada pula tingkatan lebih tinggi misalnya “doktor” dan profesor. Penulisannya jika disingkat menjadi “Dr.” dan “Prof.” tergantung kebutuhan. ada pula yang menulis “Profesor” secara langsung tanpa disingkat-singkat.